Jakarta - Mungkin Anda bertanya-tanya apakah sang kekasih masih memiliki rasa cinta? Jika Anda ingin mengetahuinya tapi enggan untuk bertanya langsung, berikut tanda-tanda yang dijumpai pada pria, saat si dia masih menginginkan Anda, seperti dikutip ezinearticles.
Mendengarkan
Jika pria masih tertarik dengan Anda maka ia akan mendengarkan keluh kesah Anda dan menghargai setiap perkataan Anda. Jika ia sudah tidak lagi mencintai Anda, maka ia akan sering mengkritik dan tidak menghargai Anda.
Menghargai
Jika si dia masih mencintai Anda, maka dia akan menemukan cara untuk bisa membuat Anda merasa berharga. Seperti selalu mengucapkan terima kasih, memuji Anda dan membuat Anda merasa percaya diri.
Tatapan yang dalam
Melihat bagaimana ia menatap Anda merupakan salah satu cara untuk mengetahui apakah kekasih masih mencintai Anda atau tidak. Jika ia menatap Anda penuh kasih sayang saat sedang bicara dan selalu ia menikmati setiap pertemuan dengan Anda, maka bisa disimpulkan ia masih mendambakan Anda.
Mencari tahu keberadaan Anda
Hubungan asmara memang tidak selamanya berjalan mulus. Mungkin di saat terjadi masalah yang cukup berat, Anda mencoba untuk menarik diri dari kehidupannya dengan tidak menghubunginya. Di saat seperti ini, coba lihat sikapnya. Jika ia masih mencoba untuk mencari dan menghubungi Anda, maka ia masih menginginkan Anda untuk menemani hidupnya.
detik.com
Jumat, 31 Desember 2010
Kamis, 30 Desember 2010
Dahsyatnya Dukungan Suporter di Mata Firman
Jakarta - Timnas Indonesia berhasil menjejak partai final Piala AFF 2010 berkat kerja keras para pemainnya. Namun dukungan pemain ke-12 alias para suporter juga menjadi elemen tak terpisahkan dari sukses itu.
Sejak babak grup , puluhan ribu suporter "Merah Putih" selalu setia mendampingi timnas Indonesia berlaga. Puncaknya terjadi pada final leg kedua kemarin.
Sepanjang 90 menit pertandingan, nyanyian, teriakan, dan yel-yel penyemangat dari puluhan ribu suporter timnas yang memadati Gelora Bung Karno tak henti-hentinya terdengar. Dukungan mereka pun tak surut tatkala Indonesia akhirnya gagal juara.
Besarnya dukungan suporter pun membuat Firman Utina terharu. Saat di wawancara dengan RCTI, Kamis (30/12/2010), kapten Indonesia itu menyampaikan kesannya.
"Melihat suporter sebanyak itu, saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan saya cuma memikirkan mereka," aku Firman.
"Mereka melihat kami dan saya ingin memperlihatkan kepada mereka permainan yang terbaik. Saya terpacu untuk tidak mengecewakan mereka, main yang bagus," imbuhnya.
Saat disinggung mengenai safari timnas yang di luar urusan sepakbola menjelang final leg pertama, Firman enggan berkomentar jauh.
"Kita kan cuma menjalankan instruksi dari atasan. Kalau tujuannya baik kenapa kita tidak pergi? Saya tidak bisa mengomentari lebih panjang soal ini hanya saja kalau soal doa bersama itu kan untuk kebaikan kenapa tidak dilakukan," pungkas MVP AFF 2010 tersebut.
( rin / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sejak babak grup , puluhan ribu suporter "Merah Putih" selalu setia mendampingi timnas Indonesia berlaga. Puncaknya terjadi pada final leg kedua kemarin.
Sepanjang 90 menit pertandingan, nyanyian, teriakan, dan yel-yel penyemangat dari puluhan ribu suporter timnas yang memadati Gelora Bung Karno tak henti-hentinya terdengar. Dukungan mereka pun tak surut tatkala Indonesia akhirnya gagal juara.
Besarnya dukungan suporter pun membuat Firman Utina terharu. Saat di wawancara dengan RCTI, Kamis (30/12/2010), kapten Indonesia itu menyampaikan kesannya.
"Melihat suporter sebanyak itu, saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan saya cuma memikirkan mereka," aku Firman.
"Mereka melihat kami dan saya ingin memperlihatkan kepada mereka permainan yang terbaik. Saya terpacu untuk tidak mengecewakan mereka, main yang bagus," imbuhnya.
Saat disinggung mengenai safari timnas yang di luar urusan sepakbola menjelang final leg pertama, Firman enggan berkomentar jauh.
"Kita kan cuma menjalankan instruksi dari atasan. Kalau tujuannya baik kenapa kita tidak pergi? Saya tidak bisa mengomentari lebih panjang soal ini hanya saja kalau soal doa bersama itu kan untuk kebaikan kenapa tidak dilakukan," pungkas MVP AFF 2010 tersebut.
( rin / arp )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Senin, 27 Desember 2010
Soal Tiket Nurdin Tetap Salahkan Suporter
Jakarta - Hingga kini tidak ada pernyataan dari Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bahwa ada yang salah dengan sistem manajemen tiket Piala AFF 2010. Ia tetap menyalahkan suporter yang tidak tertib.
Sejak awal turnamen selalu terjadi penumpukan di satu tempat di areal Stadion Gelora Bung Karno, di mana puluhan bahkan ratusan ribu orang mengantre berjam-jam untuk mendapatkan tiket pertandingan.
Sistem antrean juga bertele-tele karena setiap orang harus menunggu dua kali. Setelah antre nomor, mereka harus berbaris lagi untuk bisa memesan tiket.
Transparansi ketersediaan tiket juga tidak jelas. Hal ini membuat orang bertanya-tanya benarkah tiket yang dijual jumlahnya sesuai dengan yang diumumkan. Sepertinya hanya panitia yang tahu persis soal itu. Tak heran jika masyarakat menduga terjadi permainan oleh orang dalam maupun calo.
Puncak kekisruhan tiket ini terjadi hari Minggu lalu, ketika puluhan ribu yang kelelahan mengantre sejak pagi bahkan subuh, masih juga mendapati keadaan yang buruk itu. Mereka lalu menyerbu stadion, menyerbu ke tengah lapangan, merusak pagar, dan membuat semuanya jadi kacau balau.
Nurdin Halid saat masih berada di Malaysia, saat dimintai komentarnya tentang kerusuhan tersebut, malah menyayangkan ulah suporter yang tidak tertib, sehingga pihak panitia tidak bisa melanjutkan proses penjualan.
Hal itu diulang lagi oleh orang nomor satu di PSSI itu usai menyaksikan latihan timnas di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2010) sore. Tidak ada penjelasan soal sistem yang berantakan itu, dan kesalahan tetap pada suporter.
"Kalian (warytawan) 'kan sudah lihat sendiri. Seharusnya kalian memberitakan yang kondusif. Kalian lihat kan, sistemnya adalah orang harus antre. Kita sudah buka 20 loket, tapi kemudian antrean tidak bisa tertib, saling desak, saling dorong," tuturnya.
"Kalau sudah begitu, jadinya lebih sulit diatur. Dan kalau sudah begitu, tidak ada kemampuan dari panitia untuk mengaturnya."
Nurdin juga mengatakan bahwa pihaknya cuma mendapat permintaan 60 tiket dari Malaysia untuk pertandingan leg kedua pada Rabu (29/12) lusa. Sebagai perbandingan, otoritas Malaysia memberi jatah sampai 15 ribu buat suporter Indonesia menonton di Bukit Jalil.
"Permintaannya 60 tiket dari Malaysia, dan hanya itu yang kita terima," tukas pria yang kerap disapa 'Puang' itu.
Nurdin juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu mengamankan pertandingan. "Saya sudah minta Kapolri dan Kapolda supaya maksimal keamanannya."
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Sejak awal turnamen selalu terjadi penumpukan di satu tempat di areal Stadion Gelora Bung Karno, di mana puluhan bahkan ratusan ribu orang mengantre berjam-jam untuk mendapatkan tiket pertandingan.
Sistem antrean juga bertele-tele karena setiap orang harus menunggu dua kali. Setelah antre nomor, mereka harus berbaris lagi untuk bisa memesan tiket.
Transparansi ketersediaan tiket juga tidak jelas. Hal ini membuat orang bertanya-tanya benarkah tiket yang dijual jumlahnya sesuai dengan yang diumumkan. Sepertinya hanya panitia yang tahu persis soal itu. Tak heran jika masyarakat menduga terjadi permainan oleh orang dalam maupun calo.
Puncak kekisruhan tiket ini terjadi hari Minggu lalu, ketika puluhan ribu yang kelelahan mengantre sejak pagi bahkan subuh, masih juga mendapati keadaan yang buruk itu. Mereka lalu menyerbu stadion, menyerbu ke tengah lapangan, merusak pagar, dan membuat semuanya jadi kacau balau.
Nurdin Halid saat masih berada di Malaysia, saat dimintai komentarnya tentang kerusuhan tersebut, malah menyayangkan ulah suporter yang tidak tertib, sehingga pihak panitia tidak bisa melanjutkan proses penjualan.
Hal itu diulang lagi oleh orang nomor satu di PSSI itu usai menyaksikan latihan timnas di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12/2010) sore. Tidak ada penjelasan soal sistem yang berantakan itu, dan kesalahan tetap pada suporter.
"Kalian (warytawan) 'kan sudah lihat sendiri. Seharusnya kalian memberitakan yang kondusif. Kalian lihat kan, sistemnya adalah orang harus antre. Kita sudah buka 20 loket, tapi kemudian antrean tidak bisa tertib, saling desak, saling dorong," tuturnya.
"Kalau sudah begitu, jadinya lebih sulit diatur. Dan kalau sudah begitu, tidak ada kemampuan dari panitia untuk mengaturnya."
Nurdin juga mengatakan bahwa pihaknya cuma mendapat permintaan 60 tiket dari Malaysia untuk pertandingan leg kedua pada Rabu (29/12) lusa. Sebagai perbandingan, otoritas Malaysia memberi jatah sampai 15 ribu buat suporter Indonesia menonton di Bukit Jalil.
"Permintaannya 60 tiket dari Malaysia, dan hanya itu yang kita terima," tukas pria yang kerap disapa 'Puang' itu.
Nurdin juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu mengamankan pertandingan. "Saya sudah minta Kapolri dan Kapolda supaya maksimal keamanannya."
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Kamis, 23 Desember 2010
sejarah pencak silat nich prend
Sejarah Perkembangan Pencak Silat
Pencak Silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama. Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur. Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas. Sejarah perkembangan Pencak Silat secara selintas dapat dibagi dalam kurun waktu :
a. Perkembangan sebelum zaman penjajahan Belanda
b. Perkembangan pada zaman penjajahan Belanda
c. Perkembangan pada zaman penjajahan Jepang
d. Perkembangan pada zaman kemerdekaan
a. Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembnag menjadi masyarakat dengan tata pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.
Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.
b. Perkembangan Pencak Silat pada zaman penjajahan Belanda
Suatu pemerintahan asing yang berkuasa di suatu negeri jarang sekali memberi perhatian kepada pandangan hidup bangsa yang diperintah. Pemerintah Belandan tidak memberi kesempatan perkembangan Pencak Silat atau pembelaan diri Nasional, karena dipandang berbahaya terhadap kelangsungan penjajahannya. Larangan berlatih bela diri diadakan bahkan larangan untuk berkumpul dan berkelompok. Sehingga perkembangan kehidupan Pencak Silat atau pembelaan diri bangsa Indonesia yang dulu berakar kuat menjadi kehilangan pijakan kehidupannya. Hanya dengan sembunyi-sembunyi dan oleh kelompok-kelompok kecil Pencak Silat dipertahankan. Kesempatan-kesempatan yang dijinkan hanyalah berupa pengembangan seni atau kesenian semata-mata masih digunakan di beberapa daerah, yang menjurus pada suatu pertunjukan atau upacara saja. Hakekat jiwa dan semangat pembelaan diri tidak sepenuhnya dapat berkembang. Pengaruh dari penekanan di zaman penjajahan Belanda ini banyak mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya.
c. Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang
Politik Jepang terhadap bangsa yang diduduki berlainan dengan politik Belanda. Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu. Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olarhaga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah. Usul itu ditolak oleh Shimitsu karena khawatir akan mendesak Taysho, Jepang. Sekalipun Jepang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghidupkan unsur-unsur warisan kebesaran bangsa kita, tujuannya adalah untuk mempergunakan semangat yang diduga akan berkobar lagi demi kepentingan Jepang sendiri bukan untuk kepentingan Nasional kita.
Namun kita akui, ada juga keuntungan yang kita peroleh dari zaman itu. Kita mulai insaf lagi akan keharusan mengembalikan ilmu Pencak Silat pada tempat yang semula didudukinya dalam masyarakat kita.
d. Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan
Walaupun di masa penjajahan Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia maka pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta terbentuklah IPSI yang diketuai oleh Mr. Wongsonegoro.
Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia, IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.
Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama Pencak Silat yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.
Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.
Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana. Dewasa ini istilah pencak silat mengandung unsur-unsur olahraga, seni, bela diri dan kebatinan. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB. IPSI bersama BAKIN tahun 1975 adalah sebagai berikut :
Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian
Umumnya Pencak Silat mengajarkan pengenalan diri pribadi sebagai insan atau mahluk hidup yang pecaya adanya kekuasaan yang lebih tinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Biasanya, Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian/kebatinan diberikan kepada siswa yang telah lanjut dalam menuntut ilmu Pencak Silatnya. Sasarannya adalah untuk meningkatkan budi pekerti atau keluhuran budi siswa. Sehingga pada akhirnya Pencak Silat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keselarasan/ keseimbangan/keserasian/alam sekitar untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, guna mengisi Pembangunan Nasional Indonesia dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang Pancasilais.
Pencak Silat sebagai seni
Ciri khusus pada Pencak Silat adalah bagian kesenian yang di daerah-daerah tertentu terdapat tabuh iringan musik yang khas. Pada jalur kesenian ini terdapat kaidah-kaidah gerak dan irama yang merupakan suatu pendalaman khusus (skill). Pencak Silat sebagai seni harus menuruti ketentuan-ketentuan, keselarasan, keseimbangan, keserasian antara wirama, wirasa dan wiraga.
Di beberapa daerah di Indonesia Pencak Silat ditampilkan hampir semata-mata sebagai seni tari, yang sama sekali tidak mirip sebagai olahraga maupun bela diri. Misalnya tari serampang dua belas di Sumatera Utara, tari randai di Sumatera Barat dan tari Ketuk Tilu di Jawa Barat. Para penari tersebut dapat memperagakan tari itu sebagai gerak bela diri yang efektif dan efisien untuk menjamin keamanan pribadi.
Pencak Silat sebagai olahraga umum
Walaupun unsur-unsur serta aspek-aspeknya yang terdapat dalam Pencak Silat tidak dapat dipisah-pisahkan, tetapi pembinaan pada jalur-jalur masing-masing dapat dilakukan. Di tinjau dari segi olahraga kiranya Pencak Silat mempunyai unsur yang dalam batasan tertentu sesuai dengan tujuan gerak dan usaha dapat memenuhi fungsi jasmani dan rohani. Gerakan Pencak Silat dapat dilakukan oleh laki-laki atau wanita, anak-anak maupun orang tua/dewasa, secara perorangan/kelompok.
Usaha-usaha untuk mengembangkan unsur-unsur olahraga yang terdapat pada Pencak Silat sebagai olahraga umum dibagi dalam intensitasnya menjadi
a. Olahraga rekreasi
b. Olahraga prestasi
c. Olahraga massal
Pada seminar Pencak Silat di Tugu, Bogor tahun 1973, Pemerintah bersama para pembina olahraga dan Pencak Silat telah membahas dan menyimpulkan makalah-makalah :
1. Penetapan istilah yang dipergunakan untuk Pencak Silat
2. Pemasukan Pencak Silat sebagai kurikulum pada lembaga-lembaga pendidikan
3. Metode mengajar Pencak Silat di sekolah
4. Pengadaan tenaga pembina/guru Pencak Silat untuk sekolah-sekolah
5. Pembinaan organisasi guru-guru Pencak Silat dan kegiatan Pencak Silat di lingkungan sekolah
6. Menanamkan dan menggalang kegemaran serta memassalkan Pencak Silat di kalangan pelajar/mahasiswa.
Sebagai tindak lanjut dari pemikiran-pemikiran tersebut dan atas anjuran Presiden Soeharto, program olahraga massal yang bersifat penyegaran jasmani digarap terlebih dahulu, yang telah menghasilkan program Senam Pagi Indonesia (SPI).
Pencak Silat sebagai olahraga prestasi (olahraga pertandingan)
Pengembangan Pencak Silat sebagai olahraga & pertandingan (Championships) telah dirintis sejak tahun 1969, dengan melalui percobaan-percobaan pertandingan di daerah-daerah dan di tingkat pusat. Pada PON VIII tahun 1973 di Jakarta telah dipertandingkan untuk pertama kalinya yang sekaligus merupakan Kejuaraan tingkat Nasional yang pertama pula. Masalah yang harus dihadapi adalah banyaknya aliran serta adanya unsur-unsur yang bukan olahraga yang sudah begitu meresapnya di kalangan Pencak Silat. Dengan kesadaran para pendekar dan pembina Pencak Silat serta usaha yang terus menerus maka sekarang ini program pertandingan olahraga merupakan bagian yang penting dalam pembinaan Pencak Silat pada umumnya. Sementara ini Pencak Silat telah disebarluaskan di negara-negara Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis, Inggris, Denmark, Jerman Barat, Suriname, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru.
Program pembinaan Pencak Silat
Pencak Silat sebagai budaya Nasional bangsa Indonesia mempunyai banyak ragam khas maisng-masing daerah, jumlah perguruan/aliran di segenap penjuru tanah air ini diperkirakan sebanyak 820 perguruan/aliran.
Oleh karena itu dirasakan perlu adanya pembinaan yang sistimatis untuk melestarikan warisan nenek moyang kita. Terlebih-lebih setelah Kungfu masuk IPSI, atas anjuran Pemerintah berdasarkan pertimbangan lebih baik Kungfu berada di dalam IPSI sehingga lebih mudah dalam mengadakan pengawasan dan pengendalian terhadapnya, sekaligus menasionalisasikan.
Standarisasi yang telah dirintis pembuatannya, hanyalah untuk jurus dasar bagi keperluan khusus olahraga dan bela diri. Sedangkan pengembangannya telah diserahkan kepad setiap perguruan yang ada. Sistem pembinaan yang dipakai oleh IPSI ialah setiap aspek yang ada dijadikan jalur pembinaan, sehingga jalur pembinaan Pencak Silat meliputi :
1. Jalur pembinaan seni
2. Jalur pembinaan olahraga
3. Jalur pembinaan bela diri
4. Jalur pembinaan kebatinan
Keempat jalur ini diolah, dengan saringan dan mesin sosial budaya, yaitu Pancasila.
Peraturan Pertandingan Pencak Silat
Gelanggang dapat di lantai atau dipanggung dan dilapisi matras dengan tebal maksimum 5 cm, permukaan rata dan tidak memantul serta ditutup dengan alas yang tidak licin, berukuran 9 x 9 meter.
Gelanggang terdiri dari :
Bidang Gelanggang berbentuk segi empat bujur sangkar dengan ukuran 7 x 7 m.
Bidang Laga berbentuk lingkaran dalam bidang gelanggang
Batas Gelanggang dan bidang laga dibuat dengan garis selebar ke arah luar 5 cm dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang. Pada tengah-tengah bidang laga dibuat lingkaran dengan garis tengah 2 m selebar 5 cm sebagai batas pemisah sesaat akan dimulai pertandingan.
Lingkaran tersebut mempunyai tanda garis lurus pada garis tengah lingkaran selebar 5 cm. Yang sejajar dengan sisi bujur sangkar dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang.
Sudut pesilat adalah ruang pada sudut bujur sangkar yang berhadapan dan dibatasi oleh lingkaran bidang laga. Sudut yang berhadapan lainnya adalah sudut netral.
Perlengkapan gelanggang :
a. Ember, gelas, kain pel dan kesed dari ijuk,
b. Jam pertandingan/game match
c. Gong atau alat yang berfungsi sama
d. Lampu babak atau tanda lain untuk menentukan ronde/babak
e. Lampu pemenang berwarna merah dan biru atau alat/kode lain untuk menentukan pemenang
f. Perlengkapan lain-lain
g. Formulir pertandingan
Perlengkapan pertandingan :
a. Pakaian pertandingan, pakaian Pencak Silat berwarna hitam
b. Pelindung badan
c. Pelindung kemaluan
Pembagian kelas :
Menurut umurnya, peserta dibagi 3 golongan :
- Golongan remaja berumur di atas 14 s/d 17 tahun
- Golongan teruna berumur di atas 17 s/d 21 tahun
- Golongan dewasa berumur di atas 21 s/d 35 tahun
Menurut berat badan, pesilat dibagi dalam kelas-kelas :
Golongan Remaja :
Kelas A, 33 – 39 kg
Kelas B, di atas 36 – 39 kg
Kelas C, di atas 39 – 42 kg
Kelas D, di atas 42 – 45 kg
Kelas E, di atas 45 – 48 kg
Kelas F, di atas 48 – 51 kg
Kelas G, di atas 51 – 54 kg
Kelas H, di atas 54 – 57 kg
Kelas I, di atas 57 – 60 kg
Golongan Teruna :
Kelas A, 40 – 45 kg
Kelas B, di atas 45 – 50 kg
Kelas C, di atas 50 – 55 kg
Kelas D, di atas 55 – 60 kg
Kelas E, di atas 60 – 65 kg
Kelas F, di atas 65 – 70 kg
Kelas G, di atas 70 – 75 kg
Kelas H, di atas 75 – 80 kg
Dengan seterusnya selisih 5 kg
Kelas bebas, berat di atas 65 kg.
Waktu Pertandingan
Permainan dilangsungkan dalam 3 babak yang setiap babak terdiri dari 2 menit. Di antara babak yang satu dengan lainnya diberikan waktu istirahat 1 menit. Waktu ketika wasit menghentikan pertandingan tidak termasuk waktu bertanding dan perhitungan terhadap pemain yang jatuh karena serangan yang sah tidak termasuk waktu bertanding.
Sasaran
Yang dapat dijadikan sasaran perkenaan adalah bagian tubuh kecuali leher ke atas dan kemaluan yaitu dada, perut, punggung dan pinggang kiri serta kanan. Bagian tungkai lengan dapat dijadikan sasaran serangan menjatuhkan dan mengunci tetapi tidak mempunyai nilai sebagai sasaran perkenaan. Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 (satu) orang wasit dan dibantu oleh 5 (lima) orang juri penilai.
KONI Pusat
National Olympic Committee of Indonesia
www.silatindonesia.com
Pencak Silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama. Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur. Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas. Sejarah perkembangan Pencak Silat secara selintas dapat dibagi dalam kurun waktu :
a. Perkembangan sebelum zaman penjajahan Belanda
b. Perkembangan pada zaman penjajahan Belanda
c. Perkembangan pada zaman penjajahan Jepang
d. Perkembangan pada zaman kemerdekaan
a. Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda
Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembnag menjadi masyarakat dengan tata pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.
Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.
b. Perkembangan Pencak Silat pada zaman penjajahan Belanda
Suatu pemerintahan asing yang berkuasa di suatu negeri jarang sekali memberi perhatian kepada pandangan hidup bangsa yang diperintah. Pemerintah Belandan tidak memberi kesempatan perkembangan Pencak Silat atau pembelaan diri Nasional, karena dipandang berbahaya terhadap kelangsungan penjajahannya. Larangan berlatih bela diri diadakan bahkan larangan untuk berkumpul dan berkelompok. Sehingga perkembangan kehidupan Pencak Silat atau pembelaan diri bangsa Indonesia yang dulu berakar kuat menjadi kehilangan pijakan kehidupannya. Hanya dengan sembunyi-sembunyi dan oleh kelompok-kelompok kecil Pencak Silat dipertahankan. Kesempatan-kesempatan yang dijinkan hanyalah berupa pengembangan seni atau kesenian semata-mata masih digunakan di beberapa daerah, yang menjurus pada suatu pertunjukan atau upacara saja. Hakekat jiwa dan semangat pembelaan diri tidak sepenuhnya dapat berkembang. Pengaruh dari penekanan di zaman penjajahan Belanda ini banyak mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya.
c. Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang
Politik Jepang terhadap bangsa yang diduduki berlainan dengan politik Belanda. Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu. Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olarhaga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah. Usul itu ditolak oleh Shimitsu karena khawatir akan mendesak Taysho, Jepang. Sekalipun Jepang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghidupkan unsur-unsur warisan kebesaran bangsa kita, tujuannya adalah untuk mempergunakan semangat yang diduga akan berkobar lagi demi kepentingan Jepang sendiri bukan untuk kepentingan Nasional kita.
Namun kita akui, ada juga keuntungan yang kita peroleh dari zaman itu. Kita mulai insaf lagi akan keharusan mengembalikan ilmu Pencak Silat pada tempat yang semula didudukinya dalam masyarakat kita.
d. Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan
Walaupun di masa penjajahan Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia maka pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta terbentuklah IPSI yang diketuai oleh Mr. Wongsonegoro.
Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia, IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.
Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama Pencak Silat yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.
Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.
Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana. Dewasa ini istilah pencak silat mengandung unsur-unsur olahraga, seni, bela diri dan kebatinan. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB. IPSI bersama BAKIN tahun 1975 adalah sebagai berikut :
Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian
Umumnya Pencak Silat mengajarkan pengenalan diri pribadi sebagai insan atau mahluk hidup yang pecaya adanya kekuasaan yang lebih tinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Biasanya, Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian/kebatinan diberikan kepada siswa yang telah lanjut dalam menuntut ilmu Pencak Silatnya. Sasarannya adalah untuk meningkatkan budi pekerti atau keluhuran budi siswa. Sehingga pada akhirnya Pencak Silat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keselarasan/ keseimbangan/keserasian/alam sekitar untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, guna mengisi Pembangunan Nasional Indonesia dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang Pancasilais.
Pencak Silat sebagai seni
Ciri khusus pada Pencak Silat adalah bagian kesenian yang di daerah-daerah tertentu terdapat tabuh iringan musik yang khas. Pada jalur kesenian ini terdapat kaidah-kaidah gerak dan irama yang merupakan suatu pendalaman khusus (skill). Pencak Silat sebagai seni harus menuruti ketentuan-ketentuan, keselarasan, keseimbangan, keserasian antara wirama, wirasa dan wiraga.
Di beberapa daerah di Indonesia Pencak Silat ditampilkan hampir semata-mata sebagai seni tari, yang sama sekali tidak mirip sebagai olahraga maupun bela diri. Misalnya tari serampang dua belas di Sumatera Utara, tari randai di Sumatera Barat dan tari Ketuk Tilu di Jawa Barat. Para penari tersebut dapat memperagakan tari itu sebagai gerak bela diri yang efektif dan efisien untuk menjamin keamanan pribadi.
Pencak Silat sebagai olahraga umum
Walaupun unsur-unsur serta aspek-aspeknya yang terdapat dalam Pencak Silat tidak dapat dipisah-pisahkan, tetapi pembinaan pada jalur-jalur masing-masing dapat dilakukan. Di tinjau dari segi olahraga kiranya Pencak Silat mempunyai unsur yang dalam batasan tertentu sesuai dengan tujuan gerak dan usaha dapat memenuhi fungsi jasmani dan rohani. Gerakan Pencak Silat dapat dilakukan oleh laki-laki atau wanita, anak-anak maupun orang tua/dewasa, secara perorangan/kelompok.
Usaha-usaha untuk mengembangkan unsur-unsur olahraga yang terdapat pada Pencak Silat sebagai olahraga umum dibagi dalam intensitasnya menjadi
a. Olahraga rekreasi
b. Olahraga prestasi
c. Olahraga massal
Pada seminar Pencak Silat di Tugu, Bogor tahun 1973, Pemerintah bersama para pembina olahraga dan Pencak Silat telah membahas dan menyimpulkan makalah-makalah :
1. Penetapan istilah yang dipergunakan untuk Pencak Silat
2. Pemasukan Pencak Silat sebagai kurikulum pada lembaga-lembaga pendidikan
3. Metode mengajar Pencak Silat di sekolah
4. Pengadaan tenaga pembina/guru Pencak Silat untuk sekolah-sekolah
5. Pembinaan organisasi guru-guru Pencak Silat dan kegiatan Pencak Silat di lingkungan sekolah
6. Menanamkan dan menggalang kegemaran serta memassalkan Pencak Silat di kalangan pelajar/mahasiswa.
Sebagai tindak lanjut dari pemikiran-pemikiran tersebut dan atas anjuran Presiden Soeharto, program olahraga massal yang bersifat penyegaran jasmani digarap terlebih dahulu, yang telah menghasilkan program Senam Pagi Indonesia (SPI).
Pencak Silat sebagai olahraga prestasi (olahraga pertandingan)
Pengembangan Pencak Silat sebagai olahraga & pertandingan (Championships) telah dirintis sejak tahun 1969, dengan melalui percobaan-percobaan pertandingan di daerah-daerah dan di tingkat pusat. Pada PON VIII tahun 1973 di Jakarta telah dipertandingkan untuk pertama kalinya yang sekaligus merupakan Kejuaraan tingkat Nasional yang pertama pula. Masalah yang harus dihadapi adalah banyaknya aliran serta adanya unsur-unsur yang bukan olahraga yang sudah begitu meresapnya di kalangan Pencak Silat. Dengan kesadaran para pendekar dan pembina Pencak Silat serta usaha yang terus menerus maka sekarang ini program pertandingan olahraga merupakan bagian yang penting dalam pembinaan Pencak Silat pada umumnya. Sementara ini Pencak Silat telah disebarluaskan di negara-negara Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis, Inggris, Denmark, Jerman Barat, Suriname, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru.
Program pembinaan Pencak Silat
Pencak Silat sebagai budaya Nasional bangsa Indonesia mempunyai banyak ragam khas maisng-masing daerah, jumlah perguruan/aliran di segenap penjuru tanah air ini diperkirakan sebanyak 820 perguruan/aliran.
Oleh karena itu dirasakan perlu adanya pembinaan yang sistimatis untuk melestarikan warisan nenek moyang kita. Terlebih-lebih setelah Kungfu masuk IPSI, atas anjuran Pemerintah berdasarkan pertimbangan lebih baik Kungfu berada di dalam IPSI sehingga lebih mudah dalam mengadakan pengawasan dan pengendalian terhadapnya, sekaligus menasionalisasikan.
Standarisasi yang telah dirintis pembuatannya, hanyalah untuk jurus dasar bagi keperluan khusus olahraga dan bela diri. Sedangkan pengembangannya telah diserahkan kepad setiap perguruan yang ada. Sistem pembinaan yang dipakai oleh IPSI ialah setiap aspek yang ada dijadikan jalur pembinaan, sehingga jalur pembinaan Pencak Silat meliputi :
1. Jalur pembinaan seni
2. Jalur pembinaan olahraga
3. Jalur pembinaan bela diri
4. Jalur pembinaan kebatinan
Keempat jalur ini diolah, dengan saringan dan mesin sosial budaya, yaitu Pancasila.
Peraturan Pertandingan Pencak Silat
Gelanggang dapat di lantai atau dipanggung dan dilapisi matras dengan tebal maksimum 5 cm, permukaan rata dan tidak memantul serta ditutup dengan alas yang tidak licin, berukuran 9 x 9 meter.
Gelanggang terdiri dari :
Bidang Gelanggang berbentuk segi empat bujur sangkar dengan ukuran 7 x 7 m.
Bidang Laga berbentuk lingkaran dalam bidang gelanggang
Batas Gelanggang dan bidang laga dibuat dengan garis selebar ke arah luar 5 cm dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang. Pada tengah-tengah bidang laga dibuat lingkaran dengan garis tengah 2 m selebar 5 cm sebagai batas pemisah sesaat akan dimulai pertandingan.
Lingkaran tersebut mempunyai tanda garis lurus pada garis tengah lingkaran selebar 5 cm. Yang sejajar dengan sisi bujur sangkar dan berwarna kontras dengan permukaan gelanggang.
Sudut pesilat adalah ruang pada sudut bujur sangkar yang berhadapan dan dibatasi oleh lingkaran bidang laga. Sudut yang berhadapan lainnya adalah sudut netral.
Perlengkapan gelanggang :
a. Ember, gelas, kain pel dan kesed dari ijuk,
b. Jam pertandingan/game match
c. Gong atau alat yang berfungsi sama
d. Lampu babak atau tanda lain untuk menentukan ronde/babak
e. Lampu pemenang berwarna merah dan biru atau alat/kode lain untuk menentukan pemenang
f. Perlengkapan lain-lain
g. Formulir pertandingan
Perlengkapan pertandingan :
a. Pakaian pertandingan, pakaian Pencak Silat berwarna hitam
b. Pelindung badan
c. Pelindung kemaluan
Pembagian kelas :
Menurut umurnya, peserta dibagi 3 golongan :
- Golongan remaja berumur di atas 14 s/d 17 tahun
- Golongan teruna berumur di atas 17 s/d 21 tahun
- Golongan dewasa berumur di atas 21 s/d 35 tahun
Menurut berat badan, pesilat dibagi dalam kelas-kelas :
Golongan Remaja :
Kelas A, 33 – 39 kg
Kelas B, di atas 36 – 39 kg
Kelas C, di atas 39 – 42 kg
Kelas D, di atas 42 – 45 kg
Kelas E, di atas 45 – 48 kg
Kelas F, di atas 48 – 51 kg
Kelas G, di atas 51 – 54 kg
Kelas H, di atas 54 – 57 kg
Kelas I, di atas 57 – 60 kg
Golongan Teruna :
Kelas A, 40 – 45 kg
Kelas B, di atas 45 – 50 kg
Kelas C, di atas 50 – 55 kg
Kelas D, di atas 55 – 60 kg
Kelas E, di atas 60 – 65 kg
Kelas F, di atas 65 – 70 kg
Kelas G, di atas 70 – 75 kg
Kelas H, di atas 75 – 80 kg
Dengan seterusnya selisih 5 kg
Kelas bebas, berat di atas 65 kg.
Waktu Pertandingan
Permainan dilangsungkan dalam 3 babak yang setiap babak terdiri dari 2 menit. Di antara babak yang satu dengan lainnya diberikan waktu istirahat 1 menit. Waktu ketika wasit menghentikan pertandingan tidak termasuk waktu bertanding dan perhitungan terhadap pemain yang jatuh karena serangan yang sah tidak termasuk waktu bertanding.
Sasaran
Yang dapat dijadikan sasaran perkenaan adalah bagian tubuh kecuali leher ke atas dan kemaluan yaitu dada, perut, punggung dan pinggang kiri serta kanan. Bagian tungkai lengan dapat dijadikan sasaran serangan menjatuhkan dan mengunci tetapi tidak mempunyai nilai sebagai sasaran perkenaan. Setiap pertandingan dipimpin oleh 1 (satu) orang wasit dan dibantu oleh 5 (lima) orang juri penilai.
KONI Pusat
National Olympic Committee of Indonesia
www.silatindonesia.com
Sabtu, 11 Desember 2010
urutan band indie yang punya fans terbanyak di Indonesia lewat facebook
3. Killing mE Inside dengan 287.213 fans

7. Netral dengan 127.061 fansni tadi sumbernya dari ceriwis.com
Minggu, 05 Desember 2010
10 cara ngebuat cewek demen ma kita
1. Jujur dan gentle
Tunjukan bahwa Anda pria jujur, sopan, sekaligus charming. Tak perlu banyak memberi alasan untuk satu kesalahan, berpakaian rapih dan bertutur kata enak didengar. Bila Anda bisa terlihat seperti itu, bisa dipastikan dia bakal ingin dekat Anda terus.
2. Tak banyak menilai
Salah satu kebiasaan buruk pria adalah menilai fisik wanita. Padahal semua orang tahu, nobody’s perfect. Buat dia merasa comfort saat berada dekat Anda. Salah satunya, dengan menerima dirinya apa adanya, tak dibanding-bandingkan dengan cewek lain, apalagi dengan mantan pacar Anda.
3. Tak mengikat
Anda boleh saja menyukainya, tak takut kehilangan dia. Tapi tak berarti Anda harus mengekang atau mengikatnya. Beri dia ruang gerak. Jangan terlampau sering “menampakkan” diri. Biarkan dia menebak-nebak, dimana, sedang apa dan bersama siapa Anda. Ketakhadiran Anda bisa menumbuhkan kerinduan dalam dirinya.
4. Willing
Tunjukkan Anda tertarik dan antusias mendengar ceritanya. Tunjukkan pula Anda bersedia mendengar keluhan kesah dan curhatnya. Jangan lupa memberi tanggapan smart bernada humor atas cerita-ceritanya. Beri alternatif solusi atas masalah yang dihadapinya, tanpa terkesan menggurui.
5. Banyak senyum
Senyum adalah salah satu senjata ampuh dalam menebar pesona. Kata ahli, senyum merupakan refleksi diri orang yang selalu berpikir positif. Nah, tak ada salahnya Anda sedikit bermuka manis padanya. Akan lebih baik bila Anda juga bisa membuatnya tersenyum. Dengan joke-joke segar, misalnya.
6. Jadi yang terbaik
Untuk menjadi yang terbaik, tak berarti Anda harus melakukan hal-hal di luar jangkauan. Be the best you can be saja. Salah satu caranya, dengan siap menemaninya dikala sedih dan senang.
7. Tak maksa
Cobalah untuk menahan keinginan untuk nyatain cinta. Anda harus agak sabar. Boleh saja Anda meneleponya, tapi jangan terlalu sering. Usahakan juga untuk tak terlalu sering menggombal. Usahakan untuk hanya membicarakan hal penting setiap kali nelpon.
8. Jual mahal sedikit
Yang ini adalah bentuk lain dari poin 7. Meski si cewek tahu betul Anda menyukainya, tapi cobalah untuk tidak melayani apa maunya. Pura-pura cuek kalau kamu sedang berada di dekatnya.
9. Biarkan dia menebak-nebak
Cewek umumnya gemar akan sesuatu yang bersifat misterius, lho. Itulah kenapa banyak cewek yang menjadi pengarang cerita-cerita berbumbu petualangan dan misteri, seperti Agatha Christie atau Enid Blyton. Bikin dia seperti itu. Caranya?
Jangan langsung membuka diri. Ceritakan sedikit-sedikit saja tentang diri Anda. Ini akan membuat dia lebih penasaran dan tak cepat bosan. Biarkan rasa ingin tahunya terus tumbuh. Dengan begitu, dia akan berusaha mengenal Anda lebih dan lebih.
10. Jangan terlalu akrab
Banyak pria yang hanya bisa menjadi sahabat cewek yang disukainya. Salah satu alasannya karena sang cewek merasa hubungan mereka sudah terlalu dekat, hingga lebih enak untuk berteman saja. Nah, bila Anda benar-benar menyukai seorang cewek, sebaiknya jangan terlalu akrab dulu.
selamat mencoba…!!
source : kaskus (http://www.kaskus.com/showthread.php?t=95728)
Tunjukan bahwa Anda pria jujur, sopan, sekaligus charming. Tak perlu banyak memberi alasan untuk satu kesalahan, berpakaian rapih dan bertutur kata enak didengar. Bila Anda bisa terlihat seperti itu, bisa dipastikan dia bakal ingin dekat Anda terus.
2. Tak banyak menilai
Salah satu kebiasaan buruk pria adalah menilai fisik wanita. Padahal semua orang tahu, nobody’s perfect. Buat dia merasa comfort saat berada dekat Anda. Salah satunya, dengan menerima dirinya apa adanya, tak dibanding-bandingkan dengan cewek lain, apalagi dengan mantan pacar Anda.
3. Tak mengikat
Anda boleh saja menyukainya, tak takut kehilangan dia. Tapi tak berarti Anda harus mengekang atau mengikatnya. Beri dia ruang gerak. Jangan terlampau sering “menampakkan” diri. Biarkan dia menebak-nebak, dimana, sedang apa dan bersama siapa Anda. Ketakhadiran Anda bisa menumbuhkan kerinduan dalam dirinya.
4. Willing
Tunjukkan Anda tertarik dan antusias mendengar ceritanya. Tunjukkan pula Anda bersedia mendengar keluhan kesah dan curhatnya. Jangan lupa memberi tanggapan smart bernada humor atas cerita-ceritanya. Beri alternatif solusi atas masalah yang dihadapinya, tanpa terkesan menggurui.
5. Banyak senyum
Senyum adalah salah satu senjata ampuh dalam menebar pesona. Kata ahli, senyum merupakan refleksi diri orang yang selalu berpikir positif. Nah, tak ada salahnya Anda sedikit bermuka manis padanya. Akan lebih baik bila Anda juga bisa membuatnya tersenyum. Dengan joke-joke segar, misalnya.
6. Jadi yang terbaik
Untuk menjadi yang terbaik, tak berarti Anda harus melakukan hal-hal di luar jangkauan. Be the best you can be saja. Salah satu caranya, dengan siap menemaninya dikala sedih dan senang.
7. Tak maksa
Cobalah untuk menahan keinginan untuk nyatain cinta. Anda harus agak sabar. Boleh saja Anda meneleponya, tapi jangan terlalu sering. Usahakan juga untuk tak terlalu sering menggombal. Usahakan untuk hanya membicarakan hal penting setiap kali nelpon.
8. Jual mahal sedikit
Yang ini adalah bentuk lain dari poin 7. Meski si cewek tahu betul Anda menyukainya, tapi cobalah untuk tidak melayani apa maunya. Pura-pura cuek kalau kamu sedang berada di dekatnya.
9. Biarkan dia menebak-nebak
Cewek umumnya gemar akan sesuatu yang bersifat misterius, lho. Itulah kenapa banyak cewek yang menjadi pengarang cerita-cerita berbumbu petualangan dan misteri, seperti Agatha Christie atau Enid Blyton. Bikin dia seperti itu. Caranya?
Jangan langsung membuka diri. Ceritakan sedikit-sedikit saja tentang diri Anda. Ini akan membuat dia lebih penasaran dan tak cepat bosan. Biarkan rasa ingin tahunya terus tumbuh. Dengan begitu, dia akan berusaha mengenal Anda lebih dan lebih.
10. Jangan terlalu akrab
Banyak pria yang hanya bisa menjadi sahabat cewek yang disukainya. Salah satu alasannya karena sang cewek merasa hubungan mereka sudah terlalu dekat, hingga lebih enak untuk berteman saja. Nah, bila Anda benar-benar menyukai seorang cewek, sebaiknya jangan terlalu akrab dulu.
selamat mencoba…!!
source : kaskus (http://www.kaskus.com/showthread.php?t=95728)
10 daya tarik cowok ngebuat cewek klepek2
1. Tubuhnya
Bukan hanya pria berotot, tetapi juga pria dengan tubuh kurus atau bahkan berisi. Dengan tubuhnya, mereka berusaha menghangatkan wanita dan memberikan rasa aman. Saat tidur mereka seringkali tampak 'manis' sekaligus seksi.
2. Kemampuannya melakukan hal sulit Pria dianugerahi kemampuan untuk melakukan hal yang sulit dilakukan wanita. Misalnya membawa barang berat, mengganti lampu, atau menyingkirkan serangga yang ditakuti pasangannya. Mungkin bagi mereka itu hal biasa, tetapi jika pasangan melakukannya dengan senang hati dan sambil tersenyum, pasti Anda akan 'meleleh' karenanya.
3. SensitivitasnyaPria memang tidak terlalu sensitif dibandingkan wanita. Tetapi ketika ia menangis di depan Anda atau menunjukkan emosi dan empatinya, menandakan ia sudah memiliki ikatan yang sangat intim dengan Anda. Artinya dia sudah sangat percaya, dan Anda bisa tergila-gila dibuatnya.
4. AromanyaBaik setelah ia mandi dengan sabun favoritnya, saat menggunakan parfum ataupun sepulangnya dari kantor, aromanya membuat Anda ingin selalu dekat dengannya. Hal itu memang alami dan bisa meningkatkan libido Anda.
5. OtaknyaIni terbukti secara ilmiah bahwa otak pria berbeda dengan otak wanita. Bukan tentang bagaimana mereka lebih menyukai otomotif dan sepak bola, tetapi dengan otaknya mereka bisa membuat wanita berpikir menjadi makhluk paling seksi saat bersama dengannya.
6. HumornyaMereka bisa dengan mudah mengeluarkan lelucon dan membuat wanita tertawa. Rasanya tumpukan beban pekerjaan saat ia menghibur dengan lelucon dan kelakuannya yang mengundang tawa.
7. PerlindungannyaSaat menyebrang ia selalu menggandeng tangan dan berusaha untuk melindungi tanpa diminta. Ia juga dengan mudah memberikan jaketnya ketika Anda kedinginan. Hal kecil memang, tapi inilah yang membuat wanita jatuh cinta.
8. BusananyaPakaiannya terutama kaus berbahan lembut membuat kita betah berlama-lama berada dipelukannya. Kulit serasa dimanjakan dan tubuh lebih hangat karena pelukannya.
9. KemandiriannyaPria cenderung berusaha untuk tidak bergantung pada orang lain. Hal inilah yang membuat wanita bangga pada pasangannya. Kemandirian pria membuat wanita merasa aman dan nyaman.
10. Mau menerima pasangan apa adanyaSaat rambut berantakan, wajah jerawatan, tubuh menggendut, dan Anda mengeluh, ia hanya tersenyum simpul. Pria memang lebih bisa menerima kekurangan dan kelebihan wanita.
MPF-fans: Klasemen terbaru nich
MPF-fans: Klasemen terbaru nich: "KLASEMEN NO TEAM M M S K G N 1 MITRA KUKAR 3 3 0 0 8-0 9 2 PERSIKAB 3 2 1 0 2-0 7 3 PSCS 3 2 1 0 2-0 7 4 GRESIK UNITED ..."
Klasemen terbaru nich
KLASEMEN
| NO | TEAM | M | M | S | K | G | N | ||
| 1 | MITRA KUKAR | 3 | 3 | 0 | 0 | 8-0 | 9 | ||
| 2 | PERSIKAB | 3 | 2 | 1 | 0 | 2-0 | 7 | ||
| 3 | PSCS | 3 | 2 | 1 | 0 | 2-0 | 7 | ||
| 4 | GRESIK UNITED | 3 | 2 | 0 | 1 | 5-2 | 6 | ||
| 5 | PERSIRAM | 3 | 1 | 2 | 0 | 2-1 | 5 | ||
| 6 | PSIM | 2 | 1 | 1 | 0 | 3-0 | 4 | ||
| 7 | PERSEMAN | 3 | 1 | 1 | 1 | 1-1 | 4 | ||
| 8 | PERSIKOTA | 4 | 1 | 1 | 2 | 1-2 | 4 | ||
| 9 | PPSM | 4 | 1 | 1 | 2 | 1-4 | 4 | ||
| 10 | PERSEMALRA | 4 | 1 | 0 | 3 | 2-3 | 3 | ||
| 11 | PSIS | 4 | 1 | 0 | 3 | 2-6 | 3 | ||
| 12 | PERSIS SOLO | 4 | 0 | 2 | 2 | 1-9 | 2 | ||
| 13 | PERSIK | 2 | 0 | 0 | 2 | 1-3 | 0 | pasoepati.net |
Langganan:
Postingan (Atom)